“aku itu makhluk sosial”

          manusia itu adalah makhluk sosial. Seorang ahli filsafat Aristoteles mengemukakan pendapat nya bahwa manusia itu adalah Zoon politicon yang berarti bahwa manusia itu adalah makhluk yg dikodratkan memerlukan orang lain atau hidup bermasyarakat.  dengan kata lain bahwa manusia itu tidak bisa hidup sendiri, manusia membutuhkan orang lain untuk menjalani kehidupan. setiap manusia di ciptakan di bumi  memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing  yang saling melengkapi. Tidak ada manusia yang bisa melakukan semua aktivitas sendiri. seorang raja sekali pun ia pasti membutuhkan bantuan para pembantu nya dalam menyelesai masalah kerajaan.
            Islam pun mengajarkan kita untuk senantiasa bersosialisasi dalam masyarakat. seorang muslim yang baik senantiasa berlaku baik dengan saudara nya, saling memberi, saling membantu, bagaimana hubungan sesama manusia itu baik. Allah swt menjelaskan dalam firman nya Q.S al anfal ayat 72
                  “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”
        manusia tanpa orang lain ia akan rapuh, seorang laki-laki yang kuat sekalipun, ia pasti membutuhkan seorang perempuan yang menemani nya. seorang anak kecil membutuhkan kedua orang tua nya dalam mendidik dan membentuk karakter dan sifat nya. ketika penciptaan manusia pertama Adam as hidup bersosialisasi sudah terjadi. Islam memandang hidup bersosialisasi itu adalah hal yang sangat penting dan di utamakan. Rasulullah saw telah menjelaskan dalam sabda nya
                    ” tidak lah beriman seorang hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”
ketika rasulullah saw berhijrah ke madinah, rasa persaudaraan dan sosial terlihat dengan sangat jelas, bagaimana masyarakat madinah menyambut dengan gembira, membangtu dan melindungi rasulullah saw, memberikan segala kebutuhan tempat istirahat, rumah dll. kehidupan sosial bermasyarakat memang benar benar telah terbentuk dengan sangat baik. anjuran untuk senantiasa peduli dengan  sesama mengajak kepada kebaikan menjadi salah satu tugas pokok seorang mukmin. islam mengajarkan bagaimana manusia bisa hidup bersosialisasi dalam masyarakat dengan baik.
 APALAGI MANUSIA TANPA TUHAN (ALLAH SWT) hidup menjadi susah, mati pun seakan akan tak mau karena takut

About herumu512

Hamba Allah swt, Pengembara, Pencari dan Pengajar Ilmu

Posted on September 26, 2013, in keluarga. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: