Orang yang Tidak Meminta-Minta Lebih Berhak Menerima Zakat

Pada umum nya orang beranggapan bahwa orang yang fakir dan miskin itu adalah orang yang berpura pura tidak mempunyai pekerjaan dan meminta-minta, menjadi seorang pengemis di pinggir jalan menengadahkan tangannya ke atas meminta-minta. Akan tetapi Rasululah saw menjelaskan dalam hadits beliau

Rasulullah saw bersabda “Tidak lah miskin itu orang yang ditolak karena sebuah atau dua buah tamar, juga tidak karena sesuap atau dua suap, tetapi orang miskin ialah orang yang menahan diri dari meminta-minta (H.R Ahmad)

Allah swt menyuruh kepada kita untuk senantiasa berusaha dengan kerja keras, mencari penghidupan, mencari karunia allah swt berupa rezeki yang telah allah swt janjikan kepada umatnya. bukan lah dengan cara mengharapkan belas kasihan orang lain tanpa adanya usaha untuk bekerja. Salah satu ketentuan orang yang lebih berhak adalah seorang yang telah bekerja dengan keras berharap karunia dan rezeki yang allah swt berikan, akan tetapi tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya. itu lah orang yang berhak menerima zakat dibandingkan dengan orang yang meminta-minta tanpa adanya usaha dan kerja keras mencari pekerjaan.

Allah swt berfirman

“..mereka tidak meminta-minta kepada orang secara mendesak ..” (Q.S Al Baqarah : 273)

Imam Hasan Al Bashri pernah ditanya tentang orang yang memiliki rumah dan pembantu, apakah ia berhak ¬†menerima zakat? ‘ Beliau menjawab ia berhak menerimanya jika memerlukannya dan tidak ada dosa diatasnya.

dalam mazhab Imam syafi’i mengatakan , Jika ia memiliki kebun tetapi penghasilan nya tidak mencukupi, maka ia adalah fakir dan miskin. karena nya ia berhak mendapatkan zakat secukupnya dan tidak dipaksa harus menjual kebunnya.

Zakat tidak dimaksudkan kepada orang yang tidak mempunyai sesuatu apapun, tetapi juga diberikan orang yang memilki sebagain keperluannya tetapi tidak mencukupi semua kebutuhannya.

lalu, bagaimana dengan istilah seorang yang dengan kekayaan yang melimpah tetapi tidak pernah merasa cukup dengan apa yang dimiliki, apakah ini termasuk ke dalam golongan orang yang berhak menerima zakat..? seseorang yang haus akan kenikmatan dunia, dia tidak akan pernah puas walaupun gunung emas diberikan kepada nya, ibarat meminum air garam, semakin diminum akan semakin membuat kita semakin haus. Orang seperti ini tidak pantas menerima zakat..

About herumu512

Hamba Allah swt, Pengembara, Pencari dan Pengajar Ilmu

Posted on March 7, 2013, in keluarga, Religion and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: