Menyelami Arti Sebuah Anugerah

SGambareorang yang sukses akan selalu memulai harinya dengan semangat. begitupun dengan tulisan ini akan ku mulai dengan sebuah kalimat

“saya tidak terlalu berpikir kekurangan yang ada pada diri saya, namun saya lebih berpikir potensi apa yang masih bisa dikembangkan dengan kekurangan yang ada pada saya?”.

Beberapa hari ini pandangan dan fokus saya tertuju pada sosok seorang laki-laki yang belum saya kenal sebelumnya. Pria ini kalau diperkirakan berumur sekitar 30 tahunan (wallahu’alam). apa yang menjadi pria ini istimewa dipandangan saya. Keimanan dan ketakwaan nya kah atau yang lain..? tidak cuma itu, pria ini memiliki poin lebih dari pada yang lain. sebelumnya kita akan melihat bagaimana kondisi beliau..

Pria ini memiliki kekurangan dalam fisik nya. Beliau menderita cacat di kakinya, sehingga kalau bepergian beliau mesti merangkak. lalu apa yang menjadi poin tambahan nya..Tau kah kamu siapa 10 orang pertama yang datang ke masjid sebelum adzan berkumandang, bahkan sholat subuh sekali pun beliau sudah ada di masjid sebelum imam mengangkat takbir. Subhanalloh, mungkin kita berfikir dengan keterbatasan itu allah swt memberikan sedikit keringanan untuk beliau sholat di rumah dikamar beliau tapi beliau selalu berusaha untuk sholat berjmaah di masjid.

Tidak terlihat dari raut wajahnya kegelisahan, kegalauan, atau kesedihan dengan kondisi yang beliau alami. Wajah ceria sejuk dan penuh dengan senyuman yang selalu beliau hadapkan kepada orang disekitar beliau. Mungkin kita berfikir beliau tinggal dekat dengan masjid atau karena beliau tidak punya kesibukan yang lain atau bahkan beliau tinggal di masjidnya tapi yang jelas saya katakan beliau tidak tinggal dimasjid. Beliau punya poin plus yang semoga bisa menjadi motivasi buat kita semua.

Jadikan setiap kekurangan yang kita miliki sebagai motivasi buat kita untuk mendapatkan poin tambahan dalam hidup kita (Heru 2013)

Mungkin ini perbedaan sudut pandang kita dalam melihat sesuatu hal. Ada yang melihat kekurangan sebagai sesuatu yang perlu disesali dan ditangisi, kekurangan sebagai suatu aib yang perlu tutupi dengan kebohongan dan kekurangan yang menjadikan kita termotivasi untuk mendapatkan poin tambahan dengan perjuangan yang kita miliki. Sudut pandang terakhir inilah yang perlu kita bangun untuk menjadi seorang hamba yang sukses.

Tidak lah sama nilai antara seorang yang memiliki kelebihan dengan orang yang serba terbatas (kekurangan). ketika kita menilai sebuah kekurangan menjadi motivasi untuk kita bergerak lebih kuat lagi, maka itu akan lebih bermakna ketimbang kita memiliki kelebihan tapi kelebihan itu membuat kita  sombong atau angkuh dan lupa dengan sang pencipta. Kalau kita lihat dengan kondisi fisik kita yang bagus maka sudah seharusnya kita lebih unggul dari mereka. Walaupun terkadang memang kelebihan dan kesenangan itu membuat kita lupa akan sebuah arti dari perjuangan hidup.

ini merupakan sepenggalan kisah yang semoga bisa menjadi pemicu semangat dalam mengarungi sendi-sendi kehidupan ini..

By Heru Anggara Kincay

About herumu512

Hamba Allah swt, Pengembara, Pencari dan Pengajar Ilmu

Posted on February 7, 2013, in Motivasi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: